Personil Polsek Pandak mengawal pemulangan 3 anggota eks Gafatar dari Kantor Kecamatan Pandak ke dusun Siyangan,Triharjo, Pandak, Bantul, Jumat, 05 Pebruari 2016 pukul 17.00 Wib. Adapun anggota ek Gafatar yang dipulangkan yaitu keluarga Gunarto (suami), Waliyem (istri) dan Liyana Eka Saputri (anak).
Sebelum mereka dipulangkan terlebih dahulu diadakan pertemuan dengan warga yang dihadiri oleh Camat Pandak Drs Agus Sulistiyana, MM, Kapolsek Pandak AKP S Parmin, Danramil Pandak Kapten Sukarno, Kepala KUA Banun, Anggota DPRD Bantul Eko sutrisno Aji, Kepala desa se Pandak, Toga, Tomas dan warga Siyangan sekitar 100 orang.
Adapun hasil pertemuan pada intinya dapat disimpulkan :
1. Keluarga Gunarto sudah meminta maaf secara lisan ke warga dusun Siyangan.
2. Keluarga Gunarto harus meninggalkan aliran Gafatar yang sesat.
3. Bila melanggar perjajian Keluarga Gunarto harus siap pergi dari dusun Siyangan.
4. Keluarga Gunarto mengucapkan Syahadat kembali di depan warga Siyangan.
5. Mematuhi adat istiadat yang berlaku di dusun Siyangan,Triharjo.
6. Membuat surat pernyataan .
Sebelumnya personil Polsek Pandak juga telah mengawal anggota eks Gafatar yaitu keluarga Dwi Wahyu Susanto (suami), Irawati (Istri) dan Vira Dewi Alifiia (anak) ke tempat asalnya yaitu dusun Kuroboyo Rt.06, Caturharjo,Pandak,Bantul. Di dusunya mereka diterima warga setempat berlangsung aman dan tertib. (Sihumas Polsek Pandak)
48 Anggota Eks Gafatar Dipulangkan
Setelah dibina selama 3 hari di SKB Sewon, akhirnya ke 48 anggota eks Gafatar asal Bantul dilepas atau dikembalikan di tempat asalnya masing masing oleh Pemda Bantul, Jum’at, 05 Februari pukul 13.45 Wib.
Pelepasan tersebut dihadiri oleh Asek I Pemda Bantul Sunarto, SH, MM, Kepala Kesbangpol Ir. Ag. Sumasriyana, M.Si, Danramil Sewon Mayor Inf. Agus Priyadi, Kapolsek Sewon Kompol Iman Santoso, Camat Sewon Kuwintarto Heru P, S.Sos, dan para pejabat Camat penjemput Eks anggota Gafatar antara lain Kasihan, Banguntapan, Dlingo, Piyungan, Sedayu dan Pandak.
Kepala Kesbangpol Kab. Bantul yang dalam laporanya menyampaikan, bahwa selama proses pembinaan selama tiga hari di SKB Sewon semua anggota eks Gafatar diberi pembekalan dari tim dan hari ini sudah selesai.
Kami mengharapkan saudara-saudara kita eks gafatar dari Kalimantan bisa berkumpul dengan keluarga dan bisa kembali berbaur dengan masyarakat. Bahwa anggota eks Gafatar yang berada di SKB Sewon sebanyak 45 orang dari 19 KK namun ada tambahan 3 orang dengan KTP/KK Kasihan. Demikian laporan dari kami semoga saudara-saudara bisa menyesuaikan dengan keluarga dan masyarakat di daerah asalnya.
Sedangkan Asek I Pemda Bantul Sunarto, SH, MM dalam sambutan dan pembekalannya menyampaikan puji syukur kehadirat Allah yang telah memberikan rahmat serta hidayahnya sehingga kita bisa berkumpul pada acara ini, dan perlu diketahui bahwa kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air.
Semoga setelah pembekalan dan proses karantina selama ini bisa dijadikan bekal kembali hidup di keluarga dan masyarakat pada umumnya, dan semoga bisa hidup normal kembali seperti biasa dan kembali ke pangkuan ibu pertiwi dengan bingkai NKRI.
Saudara-saudara lahir dan besar di Bantul maka sudah sewajarnya harus mencintai tanah kelahiran yaitu Kab. Bantul dan pada umumnya bangsa Indonesia. Demikian sambutan dari saya semoga bermanfaat untuk saudara-saudara dalam kehidupan bermasyarakat nantinya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis eks anggota Gafatar An. Nurtopo Tri Widodo asal Sewon oleh Asek I Pemda Bantul kepada Camat Sewon dan dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Penyerahan dari masing-masing camat penjemput dan keluarga penjemput.
Bahwa pengantaran anggota eks Gafatar ini dikawal oleh anggota Polri hingga ke tempat asalnya masing masing. (Sihumas Polsek Sewon)

