KP3 Pajangan Dan PKPU Jogja Santunani Anak Yatim Piatu Sendangsari
Komunitas Pemuda Peduli Pendidikan (KP3) Pajangan dan Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) Jogja menggelar bakti sosial santuni anak Yatim Piatu di Balai Desa Sendangsari Pajangan, Minggu 7 Februari 2016 jam 10.00 Wib.

Kegiatan ini dihadiri PKPU Jogja bapak Darsono, Ustaz Arif dari Banguntapan dan Ketua KP3 Pajangan Nur Huda Waskitha Yoga yang juga Ketua Karang Taruna Desa Triwidadi serta 32 anak yatim piatu.

Bapak Darsono dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa PKPU merupakan sebuah organisasi masyarakat yang bergerak dalam bidang sosial, menyantuni umat dan pemberdayaan masyarakat. Ada 4 program utama PKPU yaitu kesehatan, Pendidikan, Ekonomi dan kebencanaan. Berharap dengan adanya kegiatan ini bisa membantu anak Yatim Piatu di Desa Sendangsari Pajangan khususnya untuk pendidikannya.

Ustaz Arif dalam ceramahnya memberikan motifasi kepada orang tua untuk mendidik anak dengan baik dan benar. Anak adalah karunia dari Alloh SWT. Kewajiban orang tua menuntunya ke jalan yang lurus dan membekali dengan ilmu agar kelak bisa menjadi anak yang bisa dibanggakan serta berbakti kepada kedua orang tua.

Ketua KP3 Pajangan Nur Huda Waskita Yoga mengatakan KP3 Pajangan berkantor di depan lapangan Kamijoro Sendangsari Pajangan dan mengharapkan para donator mengujunginya.

Selama berlangsungnya kegiatan berjalan lancar dengan pengamanan dari personil Polsek Pajangan. (Sihumas Polsek Pajangan)

Komunitas Mobil Ceper Blacklist Indonesia Berbagi Kasih Di Panti Asuhan Bina Siwi

Komunitas Mobil Ceper Blacklist Indonesia Berbagi Kasih Di Panti Asuhan Bina Siwi

Komunitas Mobil Ceper Blacklist Indonesia Berbagi Kasih Di Panti Asuhan Bina Siwi

Komunitas Mobil Ceper Blacklist Indonesia dari berbagai daerah gelar bhakti sosial di Panti Asuhan Bina Siwi Dusun Benyo Sendangsari Pajangan Bantul, Minggu, 7 Februari 2016 jam 11.00 Wib.

Bhakti sosial dihadiri oleh Ibu Jumilah pengurus panti asuhan Bina Siwi, Ustaz Cilik Panca Rahmadani (10 thn) dan Kurang lebih 70 peserta.

Wakil Ketua Panitia bapak Dimas dalam sambutannya, kegiatan ini dalam dalam rangka peringatan HUT ke 9 jambore pertama Komunitas Blacklist Indonesia pertama dengan mengambil tema “Berbagi Kasih”.

Kegiatan ini dilakukan untuk menghilangkan stigma nama dan kegiatan komunitas Blacklist Indonesia untuk hura-hura saja. Kami telah melakukan kegiatan-kegiatan positif salah satu diantaranya pada hari ini yaitu berbagi kasih kepada sesama untuk anak-anak berkebutuhan khusus di panti asuhan Bina Siwi ini. 

Perwakilan dari panti asuhan Bina Siwi Ibu Jumilah menyampaikan panti asuhannya saat ini telah menangani sejumlah 36 anak dengan berkebutuhan khusus dengan 9 pengasuhnya. Mereka ada yang tuna netra, tuna rungu, tuna grahita yang berasal dari dari anak Yatim Piatu, broken home, anak hilang dan titipan dari pihak Kepolisian. Mereka yang tinggal disini juga diberikan pendidikan Sekolah di SLB Pajangan juga diberikan keterampilan dan pendidikan Kesenian dengan biaya swadaya yang tentunya sangat membutuhkan bantuan dana dari seluruh pihak. 

Pada akhirnya Ibu Jamilah mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh komunitas Blacklist Indonesia. Semoga komunitas ini dapat mencapai harapannya dan dilapangkan rejekinya.

Sebelum diadakan pemotongan tumpeng sebagai tanda jambore pertama dan HUT ke 9 Tahun komunitas Blacklist Indonesia terlebih dahulu diadakan pengajian yang dibawakan oleh Ustaz Cilik Panca Rahmadani dari Danurejan.

Dalam acara tersebut juga dimeriahkan dengan pentas musik bersama anak panti asuhan Bina Siwi, bagi bagi suvenir dan makan bersama. 

Selama acara berlangsung situasi dalam keadaan aman tertib dengan pengamanan dari peronil Polsek Pajangan dipimpin oleh Aiptu Sudi Nursoyo. (Sihumas Polsek Pajangan)

Seminar Narkoba Oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kab Bantul

Seminar Narkoba Oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kab Bantul
Bertempat di gedung dakwah Bantul telah berlangsung seminar narkoba yang digelar oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kab. Bantul dengan mengambil tema "Semangat Prestasi Menuju Pelajar Bantul Berkemajuan", Senin, 8 februari 2015 mulai pukul 09.00 Wib.

Sebagai narasumber dalam acara tersebut Kanit Bintibmas Sat Binmas Polres Bantul  Ipda Sudiasih dihadiri oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Aris Samsugito, Ketua IRM Kab. Bantul, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kab. Bantul Azhar Nasih Ulwan serta para perwakilan pelajar Muhammadiyah dan negri se Kab. Bantul sekitar 350 orang.  

Ipda Sudiasih menjelaskan  maraknya penyebaran narkoba saat ini tidak hanya di kawasan kota saja bahkan narkoba sudah masuk ke pelosok-pelosok atau pedesaan. Tidak hanya orang dewasa bahkan pelajarpun sudah banyak yang terlibat dalam narkoba, jelasnya.

Untuk itu dengan kegiatan ini kami berupaya mencegahnya dengan memberikan pembinaan kepada para peserta sebagai generasi penerus agar bisa memahami betapa bahayanya narkoba bagi kehidupan kita. 

Adapun materi yang diberikan antara lain dampak negatif dari penggunaan narkoba, sanksi hukum  jika menggunakan obat terlarang tersebut, serta Tips cara menghindarinya dan lain lain.

Ipda Sudiasih berharap dengan adanya kegiatan ini mereka dapat memahami betapa bahayanya narkoba sehingga tercipta generasi penerus bebas narkoba dan beraklak mulia. (Sat Binmas)

Diduga Konsleting, Suzuki Carry No Pol AB 1071 BC Terbakar

Diduga Konsleting, Suzuki Carry No Pol AB 1071 BC Terbakar

Diduga Konsleting, Suzuki Carry No Pol AB 1071 BC Terbakar

Petugas Pos Lalulintas Ketandan Banguntapan sementara menutup arus lalulintas di jalur kiri jalan ringroad lingkar timur Yoyakarta dusun Sunten Banguntapan Bantul karena adanya sebuah mobil yang terbakar, Minggu, 7 Februari 2016.

Mobil yang terbakar yaitu Suzuki Carry Nopol AB  1071 BC yang disopiri Rubiyanto warga Bekelan Sidorejo Lendah Kulonprogo hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut kerugian ditaksir mencapai jutan rupiah.

Menurut Rubiyanto, saat itu kami sedang dalam perjalanan menuju Maguwo untuk menjenguk saudara yang baru melahirkan. Namun dijalan mendadak muncul percikan api. Dalam tempo singkat api merembet ketempat lain hingga mobil hangus terbakar beserta STNK, sejumah uang dan surat surat penting yang tersimpan didalam mobil.

Polisi beserta warga mencoba memadamkan api namun susah karena api terlanjur membesar, akhirnya api bisa dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran Bantul, jelas Rubiyanto.

Diduga percikan api karena adanya konsleting listrik. Oleh karena itu, Kapolsek Banguntapan Kompol Suharno menghimbau kepada masyarakat yang memiliki kendaraan tua agar selalu cek kondosinya, misal kabel yang sudah lecet atau dimakan usia, saluran bahan bakar yang bocor, knalpot bocor, penutup busi rusak dan lain lainya agar kejadian yang sama tidak terulang lagi. 

Dan sebaiknya para pengemudi menyiapkan alat pemadam kebakaran portabel pada Kendaraannya untuk antisipasi kejadian kebakaran pada mobil, himbaunya. (Sihumas Polsek Banguntapan)

 
Top